Isinya kumpulan pikiran yang awalnya cuma numpang lewat di kepala, tapi kok kepikiran terus. Berangkat dari keresahan yang sering dianggap sepele, dibahas dengan jujur, agak nyentil, dan kadang bikin bilang, "lah kok bener juga"
Artikel Pilihan di Kategori Ini
Self-Reward atau Self-Rampok? Seni Membeli Barang Unfaedah Demi Menjaga Kewarasan (Palsu)
Sebuah ulasan satir nan segar mengenai fenomena Self-Reward di kalangan milenial dan Gen Z. Mengambil sudut pandang dari realita sehari-hari, artikel ini membedah alasan psikologis di balik belanja impulsif, efek domino kepemilikan barang (Diderot Effect), hingga tips agar tidak terjebak dalam "Self-Rampok" yang merugikan finansial. Cocok untuk Anda yang sering merasa "jari gatal" saat melihat marketplace di tanggal muda.
Kenapa Gen Z Makin “Kabur” Saat Lebaran?
Tradisi Lebaran di kalangan Gen Z mulai mengalami pergeseran. Dari yang awalnya menjadi momen silaturahmi hangat, kini sebagian generasi muda cenderung menghindari karena tekanan sosial, budaya perbandingan, dan kebutuhan menjaga kesehatan mental.
Kebiasaan Orang Kaya yang Mengaku Miskin Demi Bumbu Heroik di Cerita Suksesnya
Fenomena orang kaya yang mengaku miskin demi mempermanis kisah sukses makin sering muncul. Dari narasi “dulu susah banget” sampai kasus viral alumni LPDP, publik kembali mempertanyakan: ini inspirasi atau manipulasi empati? Membedah romantisasi penderitaan sebagai bumbu heroik dalam cerita sukses.
Semua Artikel di Kategori Ini
Self-Reward atau Self-Rampok? Seni Membeli Barang Unfaedah Demi Menjaga Kewarasan (Palsu)
Sebuah ulasan satir nan segar mengenai fenomena Self-Reward di kalangan milenial dan Gen Z. Mengambil sudut pandang dari realita sehari-hari, artikel ini membedah alasan psikologis di balik belanja impulsif, efek domino kepemilikan barang (Diderot Effect), hingga tips agar tidak terjebak dalam "Self-Rampok" yang merugikan finansial. Cocok untuk Anda yang sering merasa "jari gatal" saat melihat marketplace di tanggal muda.
Kenapa Gen Z Makin “Kabur” Saat Lebaran?
Tradisi Lebaran di kalangan Gen Z mulai mengalami pergeseran. Dari yang awalnya menjadi momen silaturahmi hangat, kini sebagian generasi muda cenderung menghindari karena tekanan sosial, budaya perbandingan, dan kebutuhan menjaga kesehatan mental.
Kebiasaan Orang Kaya yang Mengaku Miskin Demi Bumbu Heroik di Cerita Suksesnya
Fenomena orang kaya yang mengaku miskin demi mempermanis kisah sukses makin sering muncul. Dari narasi “dulu susah banget” sampai kasus viral alumni LPDP, publik kembali mempertanyakan: ini inspirasi atau manipulasi empati? Membedah romantisasi penderitaan sebagai bumbu heroik dalam cerita sukses.
Trend Naiknya Pasisen Cuci Darah Tiap Tahun dan Gaya Hidup yang Berantakan
Jumlah pasien cuci darah di Indonesia terus meningkat setiap tahun, didominasi oleh kasus akibat diabetes dan hipertensi. Tren ini menjadi alarm penting terkait gaya hidup, pola makan, dan pentingnya deteksi dini penyakit ginjal kronis.
Fakta Menyusutnya Pernikahan di RI: Nikah Bukan Lagi Jadi Target Utama
Angka pernikahan di Indonesia menurun signifikan dalam satu dekade terakhir. Dari lebih dari 2 juta pernikahan di 2014, turun menjadi sekitar 1,4 juta pada 2024. Banyak faktor — ekonomi, pendidikan, perubahan mindset generasi muda yang memengaruhi tren ini.
Generasi Sandwich dan Tradisi “Anak Harus Balas Jasa”
Fenomena generasi sandwich sering dirayakan sebagai bentuk bakti anak. Namun di balik romantisasi tersebut, banyak anak yang terpaksa menjadi penopang finansial utama orang tua akibat minimnya perencanaan keuangan.
Kebiasaan Overthinking dan Kebanyakan Bicara Soal Rencana yang Cuma Tingkatkan Risiko Anxiety dan Self-Sabotage
Kebiasaan overthinking dan kebanyakan bicara soal rencana yang cuma tingkatkan risiko anxiety dan self-sabotage
Bergesernya Fungsi Bukber Dari Mempererat Silaturahmi Menjadi Ajang Pamer Pencapaian
Bukber yang dulu sederhana kini sering terasa seperti ajang pamer pencapaian. Refleksi satir tentang social comparison, validasi sosial, dan makna silaturahmi di era media sosial.
Tak Selalu Bullying Itu dari Luar Rumah: Ketika Luka Nyata Ada di Dalam Dinding yang Sama
Kasus siswi SD di Demak mengingatkan kita bahwa bullying dan tekanan psikologis tidak selalu berasal dari luar rumah. Tekanan kata kasar dan komunikasi yang kurang empatik di lingkungan keluarga bisa menjadi beban emosional mendalam bagi anak.
Saat Negara Sibuk Ngurus Gentengisasi, Kita Kehujanan Isu yang Lebih Deras
Gentengisasi jadi wacana besar, tapi publik bertanya soal urgensi di tengah isu berat seperti kesehatan mental anak, keracunan MBG, dan wacana Dewan Perdamaian.
Tentang Kategori
Isinya kumpulan pikiran yang awalnya cuma numpang lewat di kepala, tapi kok kepikiran terus. Berangkat dari keresahan yang sering dianggap sepele, dibahas dengan jujur, agak nyentil, dan kadang bikin bilang, "lah kok bener juga"
Semua Kategori
Artikel Populer
Orang yang Enggak Dengerin Musik Itu Bukan Kureng,...
08 Feb 2026
Bahaya Terlalu Obses Ngejar Cewek: Ketika Perasaan...
08 Feb 2026
Jangan Taruh Lagu di Orang: Bahaya Menitipkan Pera...
08 Feb 2026
Kemakan Standar Sosmed Bikin Hidup Orang Jadi Maki...
08 Feb 2026